Penataan Nama Kecamatan dan Kelurahan

 CERITA, Kenapa
banner 468x60

Asisten III Bidang Adminitrasi Umum Setda Kota Palembang melakukan rapat bersama seluruh kecamatan dan kelurahan di Palembang, untuk melakukan penataan nama kecamatan dan kelurahan yang masih dalam bentuk simbol atau angka yang dilakukan diRuang Parameswara kota Palembang, Kamis (20/06).

Kenapa nama nama Kecamatan dilakukan penataan?

Agus Kelana mengatakan nama kecamatan dan kelurahan berdasarkan yang ada perlu dilakukan penataan. Penataan nama kecamatan dan kelurahan di kota dimaksudkan, dalam kaitan penyesuaian nama kecamatan dan kelurahan yang masih dalam bentuk simbol atau angka. Hal ini mengacu berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 39 Tahun 2008 Tentang Pedoman Umum Pembakuan Nama Rupabumi.

Penataan nama-nama kecamatan/kelurahan ini dilakukan sebagai implementrasi Peraturan Daerah (Perda) kota Palembag nomor 11 Tahun 2017. Sebagai contoh, untuk penataan nama kecamatan/kelurahan di kota Palembang masih menggunakan simbol atau angka. Seperti, Kecamatan Ilir Barat (IB) II menjadi Kecamatan Ilir Barat Dua, Kelurahan 35 Ilir berubah menjadi Kelurahan Tiga-puluh-lima Ilir.

Kemudian untuk nama kecamatan dan kelurahan yang menggunakan nama berdasarkan genetik dan spesifik, tidak boleh lebih dari 3 kata. Seperti Kecamatan Bukit Kecil berubah menjadi Kecamatan Bukitkecil dan Kelurahan Talang Jambe berubah menjadi Kelurahan Talangjambe. “Sebenarnya bukan menganti nama, cuma adanya perubahan penulisannya saja dan perda ini mulai berlaku 1 tahun setelah di sosialisasikan. Senin (24/06) sudah mulai efektif,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Bagian (Kabag) Setda Kota Palembang, Herly Kurniawan menambahkan dengan berlakunya Perda ini maka surat menyurat dan dokumen yang sebelumnya memakai domisili nama  rahan lama tetap berlaku sampai dengan batas waktu berakhirnya surat menyurat dan dokumen tersebut.

“Iya kalau Kartu Kelurga (KK) masih domisili nama kecamatan lama kalau ada yang mau buat KK baru nama kecamatannya harus disesuaikan sama yang baru,” terangnya.

Dengan berlakunya Perda ini maka nomor klatur Kecamatan dan Kelurahan yang tidak sesuai dengan pedoman umum pembakuan nama rupabumi harus menyusaikan dengan ketentuan dalam Perda ini. “Kita berharap ke depan kota Palembang menjadi lebih baik lagi, adanya penataan nama kecamatan dan kelurahan yang baru ini,” pungkasnya

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

As you found this post useful...

Follow us on social media!

Mari Berbagi :

Kalimat yang berkaitan:

Kalimat terBaru

Tuliskan Pendapatmu...!!!