Kekerasan Kepada Perempuan Didunia Cyber

 Apa, Bagaimana, CERITA, Dimana, Kapan, Kenapa, LAYANAN, Pernak pernik, PRODUK, Realita, Siapa, Sosialita
banner 468x60

Ada trend baru sepanjang tahun 2018 ini terhadap kasus kekerasan terhadap perempuan di Sumatera Selatan (Sumsel), yang ditemukan Women’s Crisis Centre (WCC), yakni 12 Kasus yang kekerasan terhadap perempuan, dikemas dalam kejahatan Cyber.

Hal itu diungkapkan, Direktur Eksekutif, Yeni Roslaini Izi, dalam Laporan Pertanggung Jawaban Publik Women’s Crisis Centre (WCC) Palembang, tentang catatan kekerasan terhadap perempuan di Sumsel tahun 2018, di Zury Hotel, Senin (31/12/18).

“Ada yang kenalan lewat Facebook, kemudian, ada yang pacaran terus foto yang vulgar, itu yang dijadikan sebagai alat untuk memeras pacarnya, itu yang kami dapati selama dampingan,” terangnya.

Dari 12 kasus kejahatan cyber ini, yang berhasil diproses namun tidak  keranah hukum ada 3 kasus, atau istilahnya berdamai, namun ada pernyataan secara tertulis dari pihak pelaku untuk menghapus semua konten yang disebarkan, disaksikan oleh penyidik dan WCC Palembang.

Mengenai tentang sulitnya kasus seperti ini dibawa ke ranah hukum, Yeni menjelaskan, pihaknya merasa sulit untuk mendapatkan bukti – bukti dari tindakan seperti itu, karena ada beberapa kasus yang dijumpai, korban karena merasa malu, kemudian menghilangkan bukti tersebut.

Kemudian faktor keluarga korban, yang seringkali menyalahkan korban dalam kasus ini, sehingga korban sendiri seakan enggan untuk melapor.

“2017 tidak ada kasus seperti ini, bukan berarti tidak ada, mungkin mereka sudah mulai paham di tahun ini, bahawa itu termasuk sebuah kejahatan dan merugikan korban,” terangnya.(*)

Sumber : Fly VOSMEDIA

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

As you found this post useful...

Follow us on social media!

Mari Berbagi :

Kalimat yang berkaitan:

Kalimat terBaru

Tuliskan Pendapatmu...!!!